Masyarakat Mendukung Vaksinasi Dan Disiplin Prokes 5m

Sentra Vaksinasi BUMN, menggandeng Grab dan Good Doctor untuk mendukung pelaksanaan program vaksinasi untuk kalangan Parekraf, di Sentra Vaksinasi BUMN, Jakarta. Patuhi juga protokol kesehatan lain seperti mencuci tangan atau pakai hand sanitizer. Sementara menjaga jarak dan menghindari kerumunan bisa dilakukan sekaligus, karena kita memang tidak boleh berdekatan dengan orang lain untuk sementara. Kurangi juga mobilitas karena terbukti jika ada pergerakan massal, mengakibatkan naiknya pasien covid. Karena belum semua orang disuntik vaksin, sehingga herd immunity belum terbentuk. Kenakan masker sesuai standar WHO, yakni masker kain atau masker sekali pakai, yang mudah didapatkan di minimarket sekalipun.

Program ini berlaku untuk peserta yang memiliki KTP setempat masing-masing lokasi pelaksanaan. Anda bisa menunjukkan surat domisili yang didapatkan dari kelurahan masing-masing. Program Vaksinasi COVID-19 milik Grab dan Good Doctor ini diperuntukkan untuk lansia, mereka yang berusia 60 tahun ke atas pada saat hari pelaksanaan vaksinasi. Nantikan data selanjutnya untuk jadwal pelaksanaan vaksinasi ke-2.Anda akan mendapatkan pengumuman melalui SMS/WhatsApp/Email dari tim operasional Good Doctor maksimal H-1.

Vaksin Sinovac babi

Dalam pesan berantai yang mengatasnamakan dari Relawan Pribumi dan Santri juga mengajak masyarakat menolak vaksinasi Virus Corona atau Covid-19. Dia pun kemudian membenarkan bahwa dalam proses pembuatan vaksin Covid-19 ini memang menggunakan sel vero yang berasal dari ginjal monyet Afrika. Namun, kata Muti, sel vero tersebut tidak akan ikut atau terbawa dalam proses akhir pembuatan vaksin. AstraZeneca dalam pernyataannya menegaskan vaksinnya tidak mengandung unsur babi. Lebih dari 70 negara muslim disebut telah menyetujui penggunaan vaksin asal Inggris tersebut. Demikian juga, MUI menyatakan vaksin ini ‘mubah’ untuk digunakan karena darurat.

Namun pada pembuatan vaksin khususnya vaksin polio, enzim tripsin babi memang digunakan. Tidak semua vaksin membutuhkan enzim tripsin babi dalam proses pembuatannya. Enzim ini harus “dibersihkan” atau “dihilangkan” sehingga tidak mengganggu tahapan proses produksi vaksin selanjutnya.

Sehingga, sampai proses akhir pembuatan virus, sel vero dipastikannya tidak akan terbawa sampai akhir. Bekerja dengan Gilead Sciences, remdesivir dikembangkan oleh Lab Baric untuk memerangi semua virus korona yang dikenal, termasuk SADS-CoV. Saat ini digunakan untuk mengobati infeksi COVID-19 pada manusia, termasuk presiden Amerika Serikat. Hasil awal dari penelitian ini menunjukkan bahwa ia memiliki aktivitas yang kuat terhadap SADS-CoV, meskipun Edwards memperingatkan bahwa diperlukan lebih banyak pengujian pada jenis sel tambahan dan pada hewan untuk mengkonfirmasi temuan ini. JAKARTA – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak semua umat beragama untuk mengikuti program vaksinasi COVID-19. Yaqut mengimbau seluruh masyarakat Indonesia agar tidak ragu menerima vaksin.