Indonesia Go.id

Kelompok lansia cenderung memiliki berbagai penyakit penyerta atau komorbid yang harus diperhatikan dalam penggunaan vaksin ini. Sementara itu, efek samping penggunaan vaksin AstraZeneca tengah menjadi perhatian publik. Pasalnya seorang pemuda di DKI Jakarta meninggal sehari setelah mendapat suntikan vaksin tersebut. WowKeren – Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi menerima ratusan laporan efek samping serius dari vaksinasi Corona di Indonesia. Hal itu disampaikan oleh Ketua KIPI Hindra Irawan Satari saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IX DPR, Kamis (20/5).

Hindra menerangkan, KIPI yang serius adalah semua kejadian medik yang menyebabkan seseorang harus menjalani rawat inap, kecacatan, kematian serta menimbulkan keresahan masyarakat. Dia memastikan seluruh kasus tersebut telah dapat ditanggulangi dengan optimal. Terus dia bilang di Puskesmas juga bahwa sehari sebelum divaksin dia sudah sesak napas. Dia datang ke tempat vaksin dia enggak bilang kalau dia sesak, divaksin. Besoknya sesak, diperiksa Puskesmas dari pemeriksaan ini radang paru, jadi akhirnya meninggal,” ucapnya.

Satu tersangka lainnya adalah dokter di Rumah Tahanan Kelas I Medan Tanjung Gusta berinisial IW . Selain menyelenggarakan kegiatan vaksinasi massal, IW juga bertugas melakukan vaksinasi dan menyediakan dua tenaga vaksinator dari rutan. Dua tenaga vaksinator itu tidak ditetapkan menjadi tersangka karena tidak ditemukan peran yang signifikan dan niat jahatnya. ”Kami pun mendalami kasus ini dan mendapatkan fakta bahwa mereka sudah 15 kali melakukan vaksinasi serupa di Medan dan Jakarta dengan whole peserta 1.085 orang sejak April,” kata Panca. Reaksi tubuh jika divaksin menandakan kita membangun kekebalan terhadap bibit penyakitnya. Sementara itu, kata dia, risiko klinis dan risiko sebagai sumber penular juga rendah.

Pihak AstraZeneca juga mengatakan telah melakukan kontak dengan otoritas Austria dan akan mendukung penuh penyelidikan. Terkait kasus ini, seorang juru bicara AstraZeneca mengatakan, “Tidak ada kejadian merugikan serius yang dikonfirmasi terkait dengan vaksin.” Laporan tentang potensi efek samping telah mempengaruhi proses vaksinasi di Hong Kong. Tercatat banyak ketidakhadiran warga yang terdaftar untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19 sesuai jadwal. Pemindaian otak dari keenam pasien perempuan menunjukkan hasil regular yang tidak menunjukkan adanya stroke.

Efek samping dari vaksin Sinoviac

Meski demikian, vaksin AstraZeneca masih tetap efektif setelah digunakan 12 minggu antardosis. Selain itu, setiap vaksin memiliki perbedaan waktu dalam pemberian dosis kedua. AstraZeneca merekomendasikan jeda 4 minggu, diperpanjang hingga 12 minggu untuk penyuntikan kedua. Sementara Vaksin Sinovac harus diberikan dengan jarak 2 minggu setelah penyuntikan pertama.