Berikut Efek Samping Vaksin Covid

Regulator obat-obatan Eropa , pekan ini mengatakan, vaksin AstraZeneca dapat menyebabkan pembekuan darah langka di beberapa penerimanya. Hal ini menyebabkan beberapa negara di Uni Eropa menangguhkan penyuntikkan vaksin bagi warganya dengan usia tertentu. WowKeren – Belakangan, efek samping penggunaan vaksin AstraZeneca kembali ramai diperbincangkan publik.

Asrorun Niam Sholeh seraya menyebutkan bahwa itu semua tertuang di dalam Fatwa MUI Nomor 14 tahun 2021 tentang Hukum Penggunaan vaksin COVID-19 produk AstraZeneca. “Tindakan ini harus dilakukan saat muncul potensi penyakit yang tidak dapat dijelaskan dalam pengujian. Kami harus bisa memastikan keamanan uji klinis,” pihak AstraZeneca menyatakan. Berdasarkan percobaan dan pengalaman, vaksin Covid-19 AstraZeneca dinilai aman dan efektif.

Relawan bernama Darren Lipomi, seorang profesor Departemen Teknik Nano di Universitas California San Diego mengeluhkan nyeri sendi ringan dan merasa kedinginan selama 36 jam usai disuntik. Vaksin COVID-19 yang dikembangan AstraZeneca dan Universitas Oxford ini menunjukkan rata-rata 70 persen efektif. Para peneliti pun meyakini information efektivitas 90 persen bisa didapatkan, sebelum vaksin tersebut bisa digunakan secara luas. Berikut ini berbagai perbandingan efek samping dari beberapa kandidat vaksin COVID-19, yang telah dirangkum detikcom. Jakarta – Sampai saat ini, para ilmuwan masih berlomba-lomba untuk menghasilkan vaksin COVID-19 yang efektif mencegah penularan virus Corona. Bahkan beberapa di antaranya sudah menunjukkan efektivitas lebih dari 90 persen.

Sebelumnya, Nadia juga menyampaikan, Kementerian Kesehatan memutuskan untuk menghentikan sementara pendistribusian dan penggunaan vaksin AstraZeneca batch CTMAV547. Selama penghentian sementara ini, kata Nadia, BPOM akan melakukan pengujian toksisitas dan sterilitas. Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Tingkat Pusat & Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan, penghentian ini sembari menunggu hasil investigasi Komnas KIPI. Belum diketahui secara pasti efek interaksi vaksin AstraZeneca bila digunakan bersama dengan obat, suplemen, atau produk natural tertentu.

Efek samping dari vaksin Astrazeneca

Sebelumnya, Agensi Obat-obatan Eropa telah meneliti vaksin ini secara menyeluruh dari segi efektivitas dan keamanan penggunaannya. Berdasarkan penelitian tersebut, WHO mendukung rekomendasi EMA untuk memberikan izin pemasaran bersyarat vaksin tersebut bagi orang yang berusia 18 tahun ke atas. Ia mengutip hasil studi juga membuktikan vaksin berdampak baik pada sistem kesehatan secara umum. Sehingga, IDI berharap masyarakat fokus pada tujuan vaksinasi yaitu segera terbentuknya herd immunity sehingga pandemi segera berakhir.

Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti “obat” atau “anti-virus”, tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali psychological dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi. Apabila efek samping itu terasa, baik pada wanita dan pria, Prof Harnden menyarankan untuk meminum parasetamol untuk meredakannya. Jika interval kurang dari 6 minggu, maka efikasi akan menjadi lebih rendah yaitu 54,9 persen. Meskipun knowledge ini belum ditinjau oleh peneliti lain, namun hal itu menunjukkan waktu antara dosis merupakan faktor kunci dalam kemanjuran vaksin AstraZeneca.

Indonesia sendiri sempat menghentikan sementara distribusi satu batch vaksin AstraZeneca, yakni CTMAV547 sebagai upaya memastikan keamanan vaksin terkait KIPI yang dilaporkan. Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Tingkat Pusat sekaligus Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Broto Asmoro mengatakan, penghentian CTMAV547 ini sembari menunggu hasil investigasi Komnas KIPI. Keamanan vaksin buatan Inggris ini, kata Sri, juga dilihat dari uji klinis yang dilakukan kepada lebih dari 20 ribu sukarelawan yang dikerjakan di Inggris, Afrika Selatan, dan Brazil. Di dalam uji klinis tersebut efek samping yang ditemukan pun bersifat ringan, dan tidak ada yang masuk rumah sakit, apalagi meninggal akibat vaksin AstraZeneca tersebut. Beberapa penerima vaksin melaporkan tidak mengalami efek samping apapun usai divaksin sementara lainnya mengeluhkan beberapa gejala.

Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE. “Batch AstraZeneca selain CTMAV547 aman digunakan sehingga masyarakat tidak perlu ragu,” ujarnya. Beri tahu dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal.

MHRA menyebut telah mengidentifikasi 30 kasus kejadian pembekuan darah langka dari 18,1 juta dosis Astrazeneca yang diberikan. Dari 31 kasus pembekuan darah langka yang dilaporkan ke Institut Paul Ehrlich Jerman, ditemukan bahwa setiap orang tersebut baru menerima vaksin AstraZeneca. Satgas Penanganan COVID-19 Sulut menyebut dari 3.990 warga yang disuntik vaksin AstraZeneca, ada yang mengalami efek samping seperti demam, menggigil, nyeri badan, nyeri tulang, mual, dan muntah. Saat ini, Komnas KIPI bersama Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional dan Badan Pengawas Obat dan Makanan tengah mengkaji segmentasi usia penerima vaksin AstraZeneca di Indonesia. Kajian itu dilakukan juga sebagai tindak lanjut atas laporan dari berbagai negara tentang kejadian pembekuan darah pasca vaksinasi AstraZeneca yang mayoritas menyerang nonlansia.